PPh Pasal 21
Pemotongan atas gaji, TER, NPPN, honorarium, dan bukti potongnya.
PPh Pasal 21: Pengantar dan Perubahan Besar 2024
PPh Pasal 21 dipotong pemberi kerja; sejak 2024 pegawai tetap dihitung pakai tarif TER, bukan tarif progresif Pasal 17.
Kategori dan Tabel TER PPh 21 (A, B, C)
Status PTKP menentukan kategori TER (A, B, atau C); bruto sebulan menentukan lapisan tarifnya, maksimal 34%.
Cara Menghitung PPh 21 Gaji Bulanan dengan TER
Potongan bulanan = tarif TER x bruto; bulan Desember direkalkulasi setahun penuh dengan biaya jabatan dan PTKP.
PPh 21 untuk Non-Pegawai: Pegawai Tidak Tetap, Jasa Profesional, dan NPPN
Pegawai tidak tetap pakai tarif harian; jasa profesional dihitung lewat NPPN dengan tarif efektif kecil atas bruto.
PPh 21 atas Pesangon, Manfaat Pensiun, dan THT/JKN
Pesangon memakai tabel tarif final 0%–25%, sementara manfaat pensiun dan THT/JKN punya tabel serta tarif final tersendiri.
Kewajiban Pemotong PPh 21: Setoran, Bukti Potong, dan Sanksi
Setor PPh 21 paling lambat tanggal 15 dan bukti potong tanggal 20 bulan berikutnya; SPT masa PPh 21 sudah dihapus UU HPP.