Kalender Kewajiban Pajak

Aturan batas waktu kewajiban perpajakan Indonesia. Kami mencatatnya sebagai aturan bulan (mis. "tanggal 15 bulan berikutnya") agar tetap valid setiap bulan — bukan daftar tanggal yang cepat basi.

Ikhtisar cepat

KapanApa
Tanggal 10 bulan berikutnya Setor PPh Pasal 22, 23, dan 4(2)
Tanggal 15 bulan berikutnya Setor PPh 21, angsuran PPh 25, dan PPh final UMKM 0,5%
Tanggal 20 bulan berikutnya SPT Masa Unifikasi + penyampaian bukti potong
Akhir bulan berikutnya Setor & lapor SPT Masa PPN
31 Maret SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (tahun pajak sebelumnya)
30 April SPT Tahunan PPh Badan (tahun pajak sebelumnya)

Rincian kewajiban

Pemotongan/Setor

Penyetoran PPh Pasal 21

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

SPT Masa PPh 21 sempat dihapus oleh UU HPP untuk masa pajak 2024 (cukup bukti potong), namun sejak tahun pajak 2025 kembali diberlakukan melalui Coretax dengan format baru (PMK 81/2024) — sampaikan paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya.
UU PPh Pasal 21AUU 7/2021 (HPP)
Pemotongan/Setor

Penyampaian Bukti Potong PPh 21

Tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

Bukti potong wajib diberikan kepada pegawai/penerima penghasilan; secara teknis dilaporkan melalui sistem DJP (Coretax).
UU 7/2021 (HPP)PMK 12/PMK.03/2021
Pemotongan/Setor

Penyetoran PPh 22, 23, dan 4(2)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

UU PPh Pasal 22, 23, 4(2)
Pelaporan

SPT Masa PPh Unifikasi (4(2)/22/23/26)

Tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

Sejak UU HPP, SPT masa untuk pemotongan/pemungutan digabung dalam satu SPT masa PPh unifikasi.
UU 7/2021 (HPP)PMK 241/PMK.03/2014 jo. PMK 242/2014
Pemotongan/Setor

Angsuran PPh Pasal 25

Tanggal 15 bulan berikutnya

UU PPh Pasal 25
PPN

Penyetoran PPN

Akhir bulan berikutnya setelah akhir masa pajak

UU PPN Pasal 16A
PPN

SPT Masa PPN

Akhir bulan berikutnya setelah akhir masa pajak

UU PPN Pasal 16A
Tahunan

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi

Paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun pajak (31 Maret)

Berlaku juga untuk SPT 1771 S (bentuk khusus pegawai) — dipersingkat dari 4 bulan menjadi 3 bulan sejak UU HPP.
UU PPh Pasal 12AUU 7/2021 (HPP)
Tahunan

SPT Tahunan PPh Badan

Paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak (30 April)

UU PPh Pasal 12AUU 7/2021 (HPP)
Tahunan

Penyampaian Laporan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan (PBK)

Paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak

Wajib bagi WP yang melakukan transaksi indikatif penghindaran pajak sesuai ketentuan.
UU 7/2021 (HPP)
⚠️ Jatuh tempo hari libur Jika batas waktu jatuh pada hari libur nasional, penyampaian tetap dapat dilakukan pada hari kerja berikutnya di kantor DJP — namun untuk pembayaran/setoran elektronik, selesaikan sebelum akhir hari kerja terakhir. Konfirmasi selalu ke pengumuman DJP terkini untuk masa pajak yang Anda berikan.